Cluster Riset

Cluster Riset

Sejarah

Klaster Riset : Biodiversitas Untuk Keberlanjutan Sumberdaya Alam

Sebelum didirikan kluster riset ini, kelompok riset “Penyu Hijau” menjadi perintis awal untuk melakukan beberapa riset. Pada bulan Agustus tahun 2020 diadakan untuk pertamakalinya Webinar mengenai Diskusi Hiu Dalam Perspektif Hukum Lingkungan Internasional yang dilanjutkan dengan Perlindungan Hukum Satwa Gorila. Setelah acara ini Sekolah Ilmu Lingkungan UI mulai membuka peluang untuk mendirikan kluster riset. Kluster riset Biodiversitas untuk Kelanjutan Sumberdaya Alam/Diverling berdiri berdasarkan Keputusan Direktur Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia Nomor 0324/Sk/F13.D1/2020 Tentang Pembentukan Kelompok Riset (Research Group) Di Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia.

VISI

Sebagai pusat pendidikan dan kajian ilmu lingkungan dalam rangka kebijakan UI sebagai universitas riset kelas dunia (World Class Research University).

MISI

Kegiatan
  • Webinar Keterkaitan COP 15 UNCBD dan COP 26 UNFCCC
  • Pelatihan Bird Watching di Muara Angke
  • Kunjungan ke Birdlife dan Wetlands
  • Penyusunan Policy Brief G-20
  • Pelatihan Penulisan Buku Referensi

Roadmap

2021
  1. PEMBENAHAN ORGANISASI
  2. PENERIMAAN ANGGOTA 
  3. SOSIALISASI DIVERLING : WEBINAR SETIAP BULAN
  4. IKUT SERTA DALAM HIBAH UI
  5. PERSIAPAN WEBSITE
2022
  1. PENERIMAAN ANGGOTA
  2. WEBINAR
  3. PEMBUATAN WEBSITE
  4. KEGIATAN SELAIN WEBINAR : TRAINING, PENULISAN BUKU, DLL
  5. IKUT SERTA DALAM HIBAH UI
  6. MEMANFAATKAN PELUANG HIBAH NON UI
2023
  1. PENERIMAAN ANGGOTA
  2. WEBINAR
  3. DISKUSI OFFLINE
  4. PEMBUATAN BUKU KE-1
  5. TRAINING
  6. PENELITIAN TIM KLUSTER
  7. IKUT SERTA DALAM HIBAH UI
  8. MEMANFAATKAN PPELUANG HIBAH
  9. KERJASAMA INTERNASIONAL
  10. PENULISAN JURNAL BERSAMA (NASIONAL)
2023
  1. PENERIMAAN ANGGOTA
  2. WEBINAR
  3. PEMBUATAN BUKU KE-2
  4. IKUT SERTA HIBAH UI
  5. MEMANFAATKAN PELUANG HIBAH
  6. KERJASAMA INTERNASIONAL
  7. PENULISAN JURNAL BERSAMA (INTERNASIONAL)
  8. PENELITIAN TIM KLUSTER DENGAN NASIONAL DAN INTERNASIONAL
Tentang

Klaster Riset : Pengelolaan Kualitas dan Risiko Lingkungan

Kluster Riset “Pengelolaan kualitas dan Manajemen Risiko Lingkungan Hidup” bertujuan untuk mencegah dan mengendalikan degradasi, pencemaran dan kerusakan komponen lingkungan hidup akibat aktivitas alam serta aktivitas.

VISI

Menjadi Pusat Riset Pengelolaan kualitas lingkungan  dan Manajemen Risiko Lingkungan Hidup yang Unggul

MISI

Kegiatan
Publikasi Jurnal
  • Spatial Environmental Assessment of Settlement Area in Tangerang City ( Jurnal IJG UGM , Scopus – Q3)
  • Flood Disaster Risk Model in Karawang Regency’s Industrial Area, West Java Province, Indonesia ( Jurnal IJG, Scopus – Q3)
  • Diversity and Potential Carbon Services of In-Situ Conservation Reserve in Gunung Sepuluh Timur Forest at Balikpapan, East Kalimantan (HAYATI
  • Journal of Biosciences, Sopus – Q3)
  • Pengaruh Karakteristik Lingkungan Fisik Terhadap Sebaran Kasus Covid-19 di Jakarta dan Sekitarnya ( on going , Scopus – Q2)
Webinar
  • Pendekatan Pengelolaan Lingkungan Berbasis Bencana Pada Era New Normal. Kamis, 10 November 2022

Roadmap

VISI

Menjadi pusat wadah kajian keruangan berbasis ilmu lingkungan guna mendukung tercapaianya pembangunan berkelanjutan sebagai wujud implementasi Tri Dharma Pendidikan.

MISI

Kegiatan
Pengabdian Masyarakat
  • Penerapan Teknologi Sistem Pemanen Air Hujan untuk Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih (di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur
  • Depok Smart Society: Kaderisasi Pelajar Cerdas Kelola Sampah
Seminar/Webinar/FGD
  • Seminar Diseminasi Hasil (Awal) Riset Mitigasi Penurunan Muka Tanah di Jakarta Utara dengan Pendekatan Actor Network Theory (ANT)
Publikasi
Kegiatan Lain

Roadmap

Latar Belakang

Klaster Riset : Inovasi Hijau, Produksi – Konsumsi Berkelanjutan dan Energi Terbaharukan

Dalam beberapa dekade mendatang, kebutuhan sumber daya dan energi akan terus meningkat, didorong oleh pertumbuhan populasi dan ekonomi di seluruh dunia dan meningkatnya standar hidup di negara berkembang. Pada saat yang sama, polusi dan emisi harus dikurangi secara signifikan untuk mencegah dampak buruk pada lingkungan dan manusia. Mengatasi tantangan ganda ini membutuhkan kebijakan komprehensif melaui kajian inter-disiplin (interdisciplinary research) dengan melibatkan kolaborasi luas dan berkelanjutan antara para pemangku kepentingan dari akademisi, industri, pemerintah, dan komunitas. Menyadari hal ini, Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia (SIL-UI) mendirikan klaster riset “Innovasi Hijau, Produksi-Konsumsi Berkelanjutan dan Energi Terbaharukan” yang berfokus untuk mengatasi tantangan pertumbuhan populasi, konsumsi sumber daya, energi dan kerusakan lingkungan dari sudut pandang riset inter-disiplin.

VISI

Sebagai pusat pendidikan dan kajian ilmu lingkungan dalam rangka kebijakan UI sebagai universitas riset kelas dunia (World Class Research University).

MISI

Tujuan

Tujuan dari klaster riset ini adalah untuk memajukan penelitian inter-disiplin (interdisciplinary research) pada bidang inovasi hijau (eco-innovation), produksi-konsumsi berkelanjutan (sustainable production-consumption), dan energi terbarukan (renewable energy) ditinjau dari aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Penelitian dapat mencakup topik lokal, nasional, regional dan global yang memiliki signifikansi pada kebijakan, menarik bagi pemerintah, sektor publik dan swasta, serta masyarakat. Klaster riset juga bertujuan secara aktif menjalin kerjasama dengan institusi nasional dan internasional dalam mencapai tujuan. Diseminasi penelitian dapat berupa publikasi artikel ilmiah, artikel kebijakan, pelatihan, kegiatan konferensi, model, dan prototype.

Fokus Riset

Inovasi-hijau (Eco-Innovation)

Penelitian ditujukan untuk penciptaan atau implementasi baru, atau peningkatan signikan, produk (barang dan jasa), proses, metode pemasaran, struktur organisasi, dan pengaturan kelembagaan, mengarah pada perbaikan lingkungan dibandingkan dengan alternatif yang sudah ada (existing).

Produksi-Konsumsi Berkelanjutan (Sustainable Production-Consumption)

Penelitian berfokus pada konsep baru produksi dengan menurunkan limbah, pada saat bersamaan meningkatkan efesiensi penggunaan energi, air, bahan baku, modal dan sumberdaya lainnya.

Ekonomi Sirkular (Circular Economy)

Pendekatan ekonomi sirkular merupakan model untuk membuat, menggunakan, membuang produk, bertujuan untuk menjaga produk dan material dalam rantai ekonomi sirkular untuk jangka waktu yang lebih lama dengan memulihkan material mentah setelah masa pakai produk untuk penggunaan berikutnya.

Energi Terbarukan (Renewable Energy)

Penelitian berfokus pada mengembangkan energi baru terbaharukan, rendah karbon yang diperlukan untuk mewujudkan sistem energi masa depan yang berkelanjutan.

Efisiensi Energi (Energy Efficiency)

Penelitian berfokus pada menggali potensi yang ditawarkan oleh teknologi maju untuk efisiensi energi pada sektor rumah tangga, industri, bisnis dan jasa.

Konversi Limbah ke Energi (Waste to Energy)

Penelitian Limbah ke Energi menyatukan pemangku kepentingan dari universitas dan industri untuk mengidentifikasi teknologi terbaik pengolahan berbagai bahan limbah menjadi energi; melakukan penelitian akademis sesuai kebutuhan, dan menyebarkan informasi melalui publikasi.

Energi untuk Negara Berkembang (Energy for Developing World)

Penelitian yang didedikasikan untuk memecahkan masalah produksi dan konsumsi energi, serta tantangan ketahanan energi yang dihadapi masyarakat di negara-negara berkembang.

Kebijakan & Ekonomi Energi (Policy & Economics)

Penelitian tentang ekonomi dan kebijakan pasokan, perdagangan, distribusi, dan konsumsi energi di negara-negara berkembang.

Lingkungan Buatan & Infrastruktur (Built Environment & Infrastructure)

Penelitian berfokus pada desain hijau berkelanjutan, efisiensi energi, dan inovasi teknologi untuk lingkungan buatan dan infrastruktur berskala besar berkelanjutan.

Urbanisasi & Energi (Urbanization & Energy)

Penelitian berfokus pada nexus urbanisasi, pertumbuhan ekonomi, konsumsi energi, dan degradasi lingkungan yang menjadi tantangan untuk negara-negara berkembang.

Mobilitas Pintar (Smart Mobility)

Penelitian tentang bentuk transportasi pintar berkelanjutan, yang bertujuan untuk mengurangi emisi, konsumsi bahan bakar fosil, dan dampaknya terhadap lingkungan.

Nexus Pangan–Energi-Air (Energi-Water-Food Nexus)

Penelitian berfokus pada keterkaitan erat (nexus)  energi-air-makanan yang diperlukan untuk mewujudkan sistem ketahanan energi, ketahanan pangan, dan ketahanan air untuk masa depan yang berkelanjutan.

Metode Analisis
  • Statistical instruments
  • Life cycle costing (LCC)
  • Material flow analysis
  • Life cycle assessment (LCA)
  • Social life cycle assessment (S-LCA)
  • Multi-criteria decision analysis (MCDA)

Roadmap

jadwal perencanaan yang fleksibel untuk mendukung perencanaan strategis dan jangka panjang, dengan mencocokkan tujuan jangka pendek dan jangka panjang dengan solusi teknologi tertentu.

tujuan

Klaster Riset : Mitigasi dan Kesiapsiagaan untuk Pengurangan Risiko Bencana

Focus Research Area

Sasaran

Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia mempunyai sasaran terhadap pakar profesional serta peserta didik maupun stakeholder

dosen tetap

Dosen

.
praktisi bencana

Mahasiswa

Prodi S2 Manajemen Bencana UI
s2 ilmu lingkungan

Mahasiswa

Prodi S2 Ilmu Lingkungan UI
s3 ilmu lingkungan

Mahasiswa

Prodi S3 Ilmu Lingkungan
dosen tidak tetap

Dosen

SIL UI, UI, dan di luar UI
s2 manajemen bencana

Praktisi Bencana

Masyarakat
  • Dosen tetap SIL UI
  • Dosen tetap SIL UI
Kegiatan
  • Technical assistance review modul Lingkungan (Jejak karbon, energi, dan Bangunan Hijau dan Ruang Terbuka) dengan IESR Des 2022- Juni 2023.
  • Perjanjian Kerjasama dengan MPBI (Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia) Oktober 2022 dalam tridharma perguruan tinggi.
  • Pengabdian Masyarakat “Pembentukan KSBB (Kader Siaga Bencana Banjir) Kec. Bojongsari Kota Depok pada 30 Agustus 2022.

Roadmap

tentang

Klaster Riset : Ekonomi Lingkungan untuk Pembangunan Berkelanjutan

Pemeliharahan Lingkungan menyebabkan Pertumbuhan Ekonomi=Green Growth. Analisis penyebab degradasi lingkungan yang tepat dapat memberikan solusi sehingga Perbaikan linkungan menyebabkan pertumbuhan ekonomi, atau pertumbuhan ekonomi justru dapat memberbaiki kondisi lingkungan.

Fokus Kajian

Collective Action
  • Masalah lingkungan tidak dapat diselesaikan tanpa partisipasi dari masyarakat atau collctive action. Bagaimana tindakan kolektif dari masyarakat dapat menjaga lingkungan yang bersifat commons melalui tindakan yang bukan opportunistic behavior atau Governing the Commons. Klaster Ekonomi Lingkungan akan fokus pada analisis kegiatan masyarakat dan mengkaji bagaimana upaya untuk mencegah terjadinya tragedy of the commons, dan collective action diantara masyarakat. 
External Disutility

Kajian mengenai External disutility, Atau selisih diantara PMC (Private Marginal Cost), dan SMC (Social Marginal Cost). dan memikirkan solusi kebijakan baik berdasarkan Pigouvian tax (Environmental Tax) maupun Coase Theorem 
Kebijakan environmental tax sangat bervariasi tergantung permasalahan
Bagaimana cara dan mekanisme penerapan  PPP (Poluter Pays Principle) dan ERP. Extended Producer Responsibility (EPR) merupakan kebijakan yang mengwajibkan produser untuk bertanggung jawab atas barang yang sudah dikonsumsi dengan cara recyclereuse, dan reduce.

External Utility

Kajian mengenai external utility seperti penilaian ecosystem services melalui valuasi lingkungan di tingkat makro maupun di tingkat mikro. Seperti penerapan Green GDP untuk usaha penilaian di tingkat makro atau project evaluation, natural resource damage assessment atau environmental accounting di tingkat regional/perusahaan, dan penilaian jasa ekosistem (environmental evaluation) untuk ekosistem pantai, hutan, kota, desa, situ dan lainnya. Pendekatan yang digunakan adalah WTP (Willingness to Pay), WTA (Willingness to Accept), averting behaviour, hedonic price approach, dan travel cost approach dengan penerapan yang sesuai dengan kondisi di Indonesia. 

Property Right

Klaster Ekoling juga akan fokus pada kajian terhadap institutional study, karena institusi dianggap menunjang pencegahan kegagalan masyarakat, kegagalan pasar, dan kegagalan pemerintah. Salah satu yang menjadi perhatian adalah sistem agraria dan property rights yang sering terkait dengan degradasi lingkungan untuk penyelesaian masalah konflik lingkungan. 

Kajian Mengenai Gambut
  • Kajian mengenai degradasi dan restorasi gambut dilaksanakan dengan metodologi ekonomi lingkungan, seperti analisis kebijakan tingkat permukaan air bawah tanah. Kebijakan pemerintah dalam mematok harga air 0,4 meter di bawah permukaan tanah dapat dianalisis dengan metodologi ekonomi lingkungan melalui pendekatan penilaian jasa lingkungan dan prinsip PES (Payment for Ecosystem services)  untuk restorasi gambut. Juga akan dilakukan kajian mengenai carbon trade dan penerapannya untuk perbaikan kondisi gambut di Indonesia.  

Mitra

banner-gsges

Graduate School of Global Environment Studies Kyoto University

daaslogo_enre

Graduate School of Asia and Africa Area Studies, Kyoto University

ogp-removebg-preview (1)

Center for Southeast Asian Studies, Kyoto University

logo-brgmre

BRGM

arc-removebg-previewre

Agrarian Research Center, Bandung

jstre

Forum Appropriate Technology Japan

Keanggotaan

Kegiatan
  • Riset Kolaborasi “Jalur Tata Niaga dan Hilirisasi Sawit, Peningkatan Kesejahteraan Pekebun, Konsumen, dan Perbaikan Lingkungan” pada Bulan Maret Tahun 2022.
  • Riset “Intensifikasi Usaha Sawit Terarah Vertikal yang Berkelanjutan di Riau, Indonesia” pada Tahun 2022.
  • Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat “Pembuatan Prototype Rangka Transplantasi Terumbu Karang Ramah WIsatawan di Pulau Kelapa Dua Kepulauan Seribu” pada Tahun 2022.
Selayang Pandang

Klaster Riset : Interaksi, Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan Sosial

Klaster Riset Interaksi, Pemberdayaan Masyarakat, dan Lingkungan Sosial adalah klaster riset Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia yang didirikan sejak tahun 2020 Klaster Riset Sosial SIL UI berkomitmen untuk mengembangkan riset di bidang ilmu lingkungan melalui sudut pandang interdisiplin dan terintegrasi meliputi bidang ilmu sosiologi, ekonomi, ekologi, psikologi, antropologi, politik, filosofi, geografi, susastra, dan bidang ilmu humaniora lainnya. Klaster Sosial SIL UI percaya bahwa memahami isu sosial, budaya, dan ekonomi sangatlah penting dan tidak dapat dipisahkan dari studi mengenai ilmu lingkungan. Hubungan antara manusia dan alam selalu menimbulkan interaksi dinamis yang beragam. Oleh sebab itu, Klaster Sosial SIL UI didedikasikan untuk mengeksplorasi aspek hubungan manusia dan alam lebih dalam lagi melalui riset dan pengabdian masyarakat. Seluruh tugas dan fungsi Klaster Riset Sosial SIL UI berdasarkan asas gotong royong yang dilakukan oleh dan untuk anggota klaster riset sosial.

VISI

Mempromosikan Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia sebagai pusat kajian lingkungan hidup yang mengkhusus kepada aspek lingkungan sosial.

MISI

Kegiatan
  • Pembuatan Website Klaster Riset (rebandring)
  • Pengabdian Masyarakat: Webinar Manusia dalam Kebencanaan1. Pengmas UI sebanyak 5 topik
    2. Pengmas Internal SIL (seed funding) sebanyak 1 topik
  • Riset di bidang sosial lingkungan :1. Hibah DIKTI PDUT 1 topik
    2. Hibah DIKTI DOKTOR 3 topik
    3. Hibah PUTI Q1 sebanyak 1 topik, PUTI Q2 sebanyak 1 topik, PUTI Pascasarjana Q3 sebanyak 1 topik
    4. Hibah internal SIL sebanyak 2 topik.

Roadmap

jadwal perencanaan yang fleksibel untuk mendukung perencanaan strategis dan jangka panjang, dengan mencocokkan tujuan jangka pendek dan jangka panjang dengan solusi teknologi tertentu.

Mengembangkan iklim akademik yang baik di kalangan akademisi Internal dengan kegiatan Sesi Diskusi Penelitian/Proposal.

Work in progress setiap tahap riset dan publikasi anggota klaster.

Meningkatkan jaringan kerjasama melalui skema kegiatan kolaborasi seperti konferensi internasional, dsb.

Rencana Pengembangan 2023

Mengembangkan wadah penelitian di bidang sosial lingkungan yang unggul dengan meningkatkan kerja sama mitra luar negeri.

Mengembangkan iklim akademik yang baik di kalangan akademisi Internal dengan kegiatan Sesi Diskusi Penelitian/Proposal.

Work in progress setiap tahap riset dan publikasi anggota klaster.

Meningkatkan jaringan kerjasama melalui skema kegiatan kolaborasi seperti konferensi internasional, dsb.