#1 Best

University in Indonesia

(THE WUR 2020)

#1 Best

University in Indonesia

#40 Mahasiswa

Cumlaude

Tahun 2019/2020

Penerimaan Mahasiswa Baru

Penerimaan tahun ajaran 2022/2023 sudah dibuka

Program Studi Magister & Doktor Sekolah Ilmu Lingkungan  Universitas Indonesia, menerima mahasiswa baru tahun ajaran 2022/2023.

Berita

Jawab Tantangan Pembangunan Berkelanjutan di Negara Berkembang, SIL UI Gelar The 3rd JESSD International Symposium

Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia (SIL UI) mengadakan Simposium Internasional ke-3 JESSD (The 3rd JESSD...
Read More

Doni Monardo, Dosen SIL UI:”Satu Komando” Efektif dalam Penanganan Bencana

Dosen Magister Manajemen Bencana Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia (SIL UI) dan Kepala Badan Nasional...
Read More

Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih Masyarakat Kampung Nelayan Kalibaru dari Sistem Pemanen Air Hujan

Air menjadi sumber daya yang sangat krusial, karena merupakan penopang utama kehidupan manusia. Namun risiko...
Read More

Warga Kalibaru Olah Limbang Cangkang Kerang menjadi Produk Bernilai Ekonomi

Kelurahan Kalibaru, khususnya RW 01, merupakan tempat nelayan dan pengupas kerang tinggal dan bekerja. Setiap...
Read More
1 2 3 4 5

Kegiatan

Pada tahun 2021, dari data Badan Nasional Penanggulangan Bencana(BNPB) tercatat 3.018 bencana di Indonesia. Sebagian...
Pada tanggal 30 Januari 2019, Sekolah Ilmu Lingkungan Mengadakan Acara Lepas Sambut dan Reboan Awal...

Sidang Promosi

Pada hari Sabtu tanggal 11 Januari 2020 Program Studi Ilmu Lingkungan, Sekolah Ilmu Lingkungan UI...
Pada hari Sabtu tanggal 11 Januari 2020 Program Studi Ilmu Lingkungan, Sekolah Ilmu Lingkungan UI...
1 2

Sekolah

Ilmu Lingkungan

Pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup yang terjadi dewasa ini lebih bersifat antropogenik; proporsi terbesar dari degradasi kualitas lingkungan hidup di muka bumi ini diakibatkan oleh aktivitas manusia, baik sengaja atau tidak. Respons yang kemudian muncul ialah beragam resolusi dan upaya preventif yang cenderung bersifat antroposentris seperti banyak diusulkan oleh banyak pakar. Ini yang kemudian mencuat asumsi hipotetik bahwa pengelolaan lingkungan hidup itu hakekatnya sama dengan pengelolaan aktivitas manusia (environmental management is basically identifical to human activities management).

Konsep pembangunan berkelanjutan mengacu kepada kesepakatan bahwa upaya-upaya pembangunan untuk memenuhi kebutuhan dan kelangsungan hidup masa kini dilaksanakan tanpa harus mengorbankan hak pemenuhan kebutuhan generasi yang akan datang. Pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan berarti upaya untuk meningkatkan mutu kehidupan manusia dengan tetap mewaspadai agar tidak mengganggu dan melampaui kemampuan ekosistem yang menunjang kehidupan.