Diskusi Potensi Kerjasama dengan Graduate School di Kyoto University

Wednesday, March 13 th, 2019 ·

Pada Rabu, 27 Februari 2019,  SIL UI berkunjung dan berdiskusi dengan 2 Graduate School yang terdapat di Kyoto University, yaitu:

  • Graduate School of Global Environmental Studies

Graduate School of Global Environmental Studies (GSGES) didirikan pada April 2002 yang memiliki tujuan mendirikan keberlanjutan lingkungan global sebagai studi akademik yang baru, yang bersifat multidisiplin dan internasional,  dengan meliputi ilmu etika, sains, teknologi, humanitis, dan ilmu sosial. GSGES ini memiliki Program Magister dan Program Doktor. GSGES memiliki 2 proyek baru, yaitu: the Environmental Innovator Program Cultivating Environmental Leaders across the ASEAN Region dan Japan Gateway-Kyoto University Top Global Program Environmental Studies. Kedua proyek ini memiliki misi untuk membangun double/joint degree program. Diskusi intensif ini dihadiri dari pihak SIL UI: Direktur SIL Dr. Emil Budianto, Wadir SIL Dr. Tri Edhi Budhi Soesilo, Dr. Hayati Sari (Kaprodi S2 SIL dan Manajer Riset), Sekretaris Komite SIL Dr. Setyo S Moersidik. Dari Pihak GSGES adalah Dean Prof. Shinya Funakawa, Professor Takeshi Katsumi, Associate Prof. Akihisa mori, dan Prof. Kosuke Mizuno.

Kunjungan dan diskusi potensi kerjasama dengan Graduate School of Global Environmental Studies dan penyerahan cinderamata UI dari Direktur SIL ke Dean GSGES

School of Global Environmental Studies memiliki 3 program studi:

  • Doctoral Program in Global Environmental Studies;
  • Doctoral Program in Environmental Management; dan
  • Master’s Program in Environmental Management.

Terdapat 3 departemen: Department of Global ecology, Department of Technology and Ecology, dan Department of Natural Resources.

Diskusi potensi kerjasama meliputi: visiting professor, kerjasama riset, student exchange, pembelajaran jarak jauh, internship, dan double degree program. Sejauh ini, GSGES telah melakukan kerjasama double degree program dengan UGM dan IPB di Indonesia. Dan  kolaborasi untuk internship study di Indonesia dengan ITB, UNDP Indonesia, IPB, Department of Architecture UI. SIL akan menindaklanjuti diskusi potensi kerjasama ini dengan pihak GSGES.

  • Graduate School of Advanced Integrated Studies in Human Survivability (GSAIS)

School GSAIS ini memiliki misi untuk membangun individu yang akan menjadi pemimpin masa depan. GSAIS menyelenggarakan 5 tahun program doktor, yang terdiri atas: 2 tahun master dan 3 tahun doktor.

Pertemuan dengan Dean GSAIS Kyoto University dan jajarannya di Gedung GSAIS

Rombongan SIL ditemui oleh Dekan GSAIS, Prof. Takara  dan Head of International Office beserta beberapa periset asal Indonesia yang tergabung di GSAIS. Diskusi difokuskan pada kemungkinan kerjasama akademik dan riset baik berupa: internship, student exchange, pembelajaran jarak jauh (distance learning), dan visiting professor, kerjasama riset, kerjasama seminar/conference, summer school, dan double/joint degree.  Potensi untuk joint supervisor juga dibahas, termasuk mekanisme melakukan examination. Admission policy dari GSAIS adalah: kandidat yang mampu mengelola riset, tertarik pada global issue, dan memiliki kemampuan bahasa dan komunikasi yang baik.

X