Sidang Terbuka Promosi Doktor Sdr. Habib Subagio

Saturday, September 14 th, 2019 · ,

Sabtu, 14 September 2019 Program Doktor Program Studi Ilmu Lingkungan Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia melaksanakan Sidang Terbuka Promosi Doktor Ilmu Lingkungan dengan promovendus Sdr. Habib Subagio di Aula Gedung IASTH UI Lantai 3 Kampus UI Salemba. Sidang ini dilaksanakan dalam rangka memperoleh gelar Doktor Ilmu Lingkungan pada Program Studi Ilmu Lingkungan Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia dengan judul disertasinya yaitu Model Dinamika Spasial Untuk Evaluasi Keberlanjutan Ekosistem Lahan Basah Perkotaan (Studi di Wilayah Kota Surabaya Bagian Timur, Provinsi Jawa Timur, Indonesia).

Sidang ini dipimpin oleh Dr. Emil Budianto dengan Promotor Prof. Dr. Ir. Teuku Yuri M. Zagloel, M.Eng.Sc. serta sebagai Ko-Promotor Drs. Raldi Hendrotoro Koestoer, M.Sc., Ph.D, APU dan Dr. Linda Darmajanti, M.T. Bertindak sebagai Majelis Penguji dalam sidang terbuka promosi doktor ini antara lain Dr. Suprajaka, M.T.; Dr. rer. nat. Eko Kusratmoko, S.T.,M.T.; Drs. Projo Danoedoro, M.Sc.,Ph.D.; Dr. dr. Tri Edhi Budhi Soesilo, M.Si dan Dr. Hayati Sri Hasibuan, S.T.,M.T

Dalam abstrak disertasinya, Sdr. Habib Subagio menuliskan Lahan basah adalah bagian penting yang terintegrasi dengan ekosistem global yang memiliki fungsi penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan seperti mencegah atau mengurangi dampak banjir dan genagnan, menampung air permukaan serta menyediakan habitat unik baik flora maupun fauna. Lahan basah perkotaan memberikan jasa ekosistem langsung bagi masyarakat sekaligus mendorong kelangsungan funsi ekologi kota. Upaya pengendalian ruang wilayah kota memerlukan instrumen yang mampu mengintegrasikan variabel lingkungan kompleks yang terdiri dari aspek biofisik, aspek sosial-kultur, dan aspek ekonomi. Perkembangan pemodelan dinamika spasial saat ini masih terkonsentrasi pada penggunaan driving factor biofisik, sementara kompeksitas dinamika alih fungsi lahan perkotaan tentu dipengaruhi oleh faktor pendorong selain biofisik.

Tujuan riset dalam disertasi ini adalah 1.) Menganalisis peran dari setiap faktor yang mempengaruhi alih fungsi lahan basah perkotaan berdasarkan hasil pemanfaatan penggalian data (data mining), 2.) Mengkontruksikan pemanfaatan penggalian data spasial untuk pemodelan dinamika spasial, dan 3.) Membangun model dinamika spasial untuk  memproyeksikan komposisi spasial penggunaan lahan sebagai masukan dalam evaluasi keberlanjutan lahan basah perkotaan.

Metode yang dipakai adalah pemodelan dinamika spasial dengan mengintegrasikan model Markov, model Cellular Automata, dan model Driving Factor yang dihasilkan dari analisis spasial multitemporal dan pemanfaatan penggalian data spasial. Riset menggunakan 17 data driving factor yang dikategorikan dalam 3 varibel yaitu biofisik, sosio kultur dan ekonomi. Riset mengadopsi 8 driving factor biofisik yang digunakan dalam riset-riset sebelumnya, sementara itu hasil kontruksi penggalian data spasial menambahkan 9 driving factor yang mewakili variabel sosio-kultur dan variabel ekonomi.

Hasil riset  menunjukkan bahwa keberlangsungan lahan basah perkotaan wilayah riset masih dapat terus terjaga pada seluruh skenario model dengan tren luas lahan basah yang terus menurun. Skenario optimal merupakan pilihan terbaik dengan komposisi spasial yang rasional dan menunjukkan indikator penilaian lingkungan yang memiliki resiko paling rendah untuk indikator nilai koefisien limpasan rerata sebesar 0,458 lebih rendah dibandingkan skenario BAU dengan nilai koefisien limpasan rerata sebesar 0,462. Skenario optimal ini memiliki konsekuensi terjadinya fragementasi lahan basah yang lebih tinggi pada lahan basah yang terdapat pada alokasi lahan untuk permukiman dan lahan jasa perdagangan.

Sdr. Habib Subagio berhasil mempresentasikan dan mempertahankan disertasinya di hadapan Majelis Penguji dengan sangat baik dan mendapatkan yudisium SANGAT MEMUASKAN dengan IPK 3,82. Sdr. Habib Subagio berhasil menjadi Doktor Ilmu Lingkungan ke-153 yang lulus pada Program Studi Ilmu Lingkungan Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia.

(red&pict: PW)

(Klik untuk Dokumentasi Kegiatan)

 

X