LEPAS SAMBUT DAN REBOAN AWAL TERINTEGRASI SEKOLAH ILMU LINGKUNGAN UNIVERSITAS INDONESIA PERIODE GENAP TAHUN AJARAN 2019/2020

Wednesday, April 08 th, 2020 · ,

Pada tanggal 30 Januari 2019, Sekolah Ilmu Lingkungan Mengadakan Acara Lepas Sambut dan Reboan Awal Terintegrasi yang dilaksanakan di lantai 3 Gedung IASTH UI Salemba.  Reboan Awal Terintegrasi adalah kegiatan pembekalan, pengarahan, penjelasan bagi seluruh mahasiswa jenjang Magister dan Doktor di Sekolah Ilmu Lingkungan, Universitas Indonesia. Kegiatan ini adalah kegiatan yang wajib dilaksanakan seluruh mahasiswa baru, mahasiswa aktif, dan wisudawan Sekolah Ilmu Lingkungan, Universitas Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan setiap awal semester baru sebelum perkuliahan berlangsung. Berbeda dengan kegiatan reboan, kegiatan reboan awal terintegrasi dilakukan dengan mengintegrasikan empat kegiatan secara bersamaan. Kegiatan ini meliputi pengarahan dan pembekalan, penyambutan mahasiswa baru, dan pelepasan wisudawan jenjang Magister dan Doktor Sekolah Ilmu Lingkungan, Universitas Indonesia.

Peserta Acara Lepas Sambut dan Reboan Awal Terintegrasi SIL-UI hadir dan melakukan registrasi mulai pukul 15.30 WIB. Setelah registrasi, peserta diarahkan untuk memilih calon ketua HIMPASILING UI periode selanjutnya. Pemilihan dibuka hingga pukul 17.00 WIB dan akan diumumkan perolehan hasil tertinggi saat kegiatan reboan. Kandidat calon ketua HIMPASILING UI adalah Priyaji Agung Pambudi (19A), Berly Martawardaya (19A), Wedo Aru Yudhantoro (37B Reguler) dan David Febraldo (38A Khusus).

Acara Lepas Sambut dan Reboan Terintegrasi dibuka pada pukul 16.00 WIB oleh Atiti Setyaning Utami, selaku pemandu acara, dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya. Acara dilanjutkan dengan penjelasan kegiatan akademik semester genap TA. 2019/2020 yang mencakup penjelasan tentang agenda akademik, aturan akademik serta ujian-ujian di semester ini berdasarkan Keputusan Pimpinan SIL, SK Rektor No. 566 dan 3189/SK/R/UI/2019 oleh Wakil Direktur Sekolah Ilmu Lingkungan, Dr.dr. Tri Edhi Budhi Soesilo, M.Si. Pak Budhi berharap setiap mahasiswa dapat memperhatikan tanggal-tanggal penting yang sudah tertera dalam surat keputusan tersebut. Sesi pertama ditutup dengan menyanyikan lagu Nusantaraku dilanjutkan perkenalan singkat mahasiswa baru semester genap TA. 2019/2020 kepada mahasiswa senior yang dipimpin oleh Pak Budhi.

Sesi kedua, dibuka dengan penyerahan sertifikat AMDAL yang diserahkan oleh Andreas Pramudianto, S.H, M.Si. dan Ihya Sulthonuddin selaku perwakilan dari Pusat Penelitian Sumberdaya Manusia dan Lingkungan Universitas Indonesia (PPSML UI). Pelatihan AMDAL merupakan salah satu kegiatan yang rutin dilakukan oleh PPSML UI. Setelah itu, disusul dengan parade wisudawan SIL-UI Periode semester genap TA. 2019/2020. Jumlah wisudawan jenjang magister sebanyak 27 wisudawan dan jenjang doktoral sebanyak 3 wisudawan. Setelah parade wisudawan berakhir, Dr. Hayati Sari Hasibuan, M.T. memberikan sambutan dalam rangka menyambut mahasiswa baru dan melepas wisudawan SIL-UI. Dalam sambutannya, Bu Sari mengungkapkan bahwa tidak ada hal yang lebih menggembirakan bagi pengajar selain melihat anak didiknya dapat lulus dengan baik. Beliau merasakan dan memahami bagaimana perjalanan, perjuangan, dan tantangan pada setiap wisudawan. Sehingga setiap lulusan memiliki cerita tersendiri yang membekas. Beliau menyampaikan bahwa titik kelulusan ini merupakan sebuah bentuk keberhasilan wisudawan dalam memenejemen studi, mengelola hidup, mengelola tantangan yang ditemui selama berada di Sekolah Ilmu Lingkungan. Sehingga setiap cerita yang diperoleh selama menempuh studi di SIL UI dapat memberikan makna yang mendalam bagi para wisudawan.

Prosesi kelulusan adalah awal untuk dapat lebih mengembangkan diri karena segala tantangan yang akan dihadapi di dunia nyata pasti akan lebih berat lagi dan membentuk kedewasaan yang lebih banyak lagi. Para pengajar ingin mendengar kabar gembira bahwa para wisudawan yang telah lulus dari Sekolah Ilmu Lingkungan dapat memberikan warna kebaikan bagi sekitar dan berharap dapat bergerak bersama-sama untuk melakukan yang terbaik bagi lingkungan, bangsa dan negara karena sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bisa memberi manfaat bagi orang lain serta lingkungannya. Para pengajar tidak pernah meminta kembali apa yang pernah diberikan selama proses mengajar, tetapi apa yang telah didapat selama di sekolah diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat luas. Bu Sari menutup sambutan dengan harapan agar momen ini dapat menjadi contoh dan motivasi bagi mahasiswa yang lain.

Sesi sambutan diselingi dengan pengumuman ketua terpilih dan serah terima jabatan HIMPASILING UI. Berdasarkan hasil pemilihan yang telah dilakukan, ketua terpilih periode 2020 jatuh kepada Priyaji Agung Pambudi, Mahasiswa S3 angkatan 19A dengan perolehan suara tertinggi sebesar 37,6% suara. Kegiatan serah terima jabatan dipimpin oleh Ketua HIMPASILING UI periode sebelumnya, Sabarina Husein.

Acara dilanjutkan dengan sambutan kesan dan pesan dari perwakilan wisudawan Sekolah Ilmu Lingkungan. Para wisudawan mengucapkan banyak terima kasih kepada SIL UI beserta jajaran pengajar karena berkat mereka, para wisudawan mendapatkan ilmu, dukungan dan semangat selama proses studi. Ivan Syamsulrizal, selaku perwakilan wisudawan S3 dalam sambutannya, mengatakan bahwa proses menyelesaikan program doktoral itu sangat bergantung kepada usaha dalam membagi waktu. Hal ini dikarenakan sebagian besar mahasiswanya sudah bekerja dan memiliki kesibukan lain yang dapat menjadi alasan utama terhambatnya proses studi. Memiliki kesibukan bukan berarti melupakan tugas penting sebagai mahasiswa, yaitu kuliah. Oleh karena itu, mahasiswa program doktoral diharapkan dapat menyusun stategi untuk dapat menyelesaikan studi. Dalam perjalanan menempuh studi pasti mengalami pasang surut tetapi dengan bermodalkan ketekunan dan kemauan, masalah tersebut dapat diselesaikan dengan baik.

Masa studi yang dijalani selama menjadi mahasiswa di Sekolah Ilmu Lingkungan memberikan kesan tersendiri bagi para wisudawan. Ahmad Ahsov, selaku perwakilan wisudawan S2, menyampaikan bahwa beliau bangga bisa menjadi bagian dari SIL-UI dan berpesan untuk para mahasiswa lain untuk terus mempertahankan semangat dan rasa ingin tahu terhadap ilmu yang didapat. Semangat menjadi hal penting dalam menyelesaikan studi di SIL-UI. Adenira Hargianintya, Selaku perwakilan wisudawan S2, mengatakan bahwa kebanyakan mahasiswa itu memiliki rasa ketidak-mauan yang besar dalam mengerjakan tugas jauh sebelum deadline, bimbingan ketika revisi dirasa belum selesai, membaca banyak literatur. Sehingga Adenira berpesan agar memerangi rasa ketidak-mauan tersebut bersama-sama. Cindewiyani dari perwakilan wisudawan S2 memberikan tips kepada mahasiswa yang sedang menempuh studi agar dapat segera menyelesaikan tugas akhirnya, yaitu 5 K (Konsultasikan, Koordinasikan, Kerjasama, Keterbukaan dan Kerjakan) yang harus dilakukan secara kontinyu.

Acara Lepas Sambut dan Reboan Awal Terintegrasi SIL-UI ini ditutup dengan doa oleh Habib Subagio serta foto bersama pada pukul 18.30 WIB.

X