Sidang Terbuka Promosi Doktor Sekolah Ilmu Lingkungan Darmawan Listya Cahya

Thursday, June 28 th, 2018 ·

Pada hari Sabtu, 23 Juni 2018 I Pukul 10.00 – 12.00 WIB bertempat di Aula Gd. IASTH Lt.3, Kampus UI Salemba, Program Studi Ilmu Lingkungan Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas melaksanakan Sidang Terbuka Promosi Doktor dengan Promovendus Darmawan Listya Cahya yang dipromotori oleh Prof. Dr. Ing. Misri Gozan, M.Tech dan sebagai Ko-Promotor adalah Dr. Ir. Listyani Wijayanti dan Raldi H.S. Koestoer, M.Sc., Ph.D., APU.

Sidang dipimpin oleh Dr. Emil Budianto. Promovendus berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul Model Dinamis Pertanian Perkotaan Tanaman Obat Keluarga Berkelanjutan di Jakarta. Pertanian perkotaan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) belum dikembangkan secara optimal oleh warga Jakarta, meskipun dapat memberikan manfaat ekonomi, sosial dan lingkungan. Pengembangan pertanian perkotaan TOGA dapat meningkatkan produktivitas lingkungan perkotaan dan menuju kota yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik pertanian perkotaan TOGA di Jakarta, menganalisis pengaruh pertanian perkotaan TOGA untuk meningkatkan ekonomi keluarga di Jakarta, menganalisis status keberlanjutan pertanian perkotaan TOGA di Jakarta, dan menyusun model dinamis pertanian perkotaan TOGA berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kuantitatif, Multi Dimensional Scaling (MDS) untuk menganalisis status keberlanjutan, dan sistem dinamis untuk model dinamis pertanian perkotaan berkelanjutan dari tanaman obat untuk keluarga di Jakarta. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa:1) Kegiatan pertanian perkotaan TOGA di Jakarta dilakukan dengan memanfaatkan lahan pekarangan (66,67%), dilakukan oleh sebagian besar perempuan (64,00%), menanam TOGA di lahan pekarangan sempit (79,33%), menanam TOGA kurang dari 10 (sepuluh) jenis tanaman (72,67%), menggunakan pupuk organik (64,67%), tanpa pestisida (93,33%), serta hasil TOGA dimanfaatkan untuk kepentingan sendiri (95,33%); 2). Kegiatan pertanian perkotaan TOGA tidak mempunyai hubungan yang signifikan untuk meningkatkan ekonomi keluarga di Jakarta (nilai signifikansi 0,067 > 0,05), namun pemanfaatan hasil TOGA dapat memberikan dampak tidak langsung berupa penghematan biaya kesehatan keluarga, serta dampak langsung terhadap kualitas kesehatan keluarga dan lingkungan; 3). Status keberlanjutan pertanian perkotaan TOGA di Jakarta cukup berkelanjutan dengan nilai indeks multidimensi sebesar 64,69%. Status keberlanjutan dimensi ekologi dengan indeks 58,47%, dimensi ekonomi dengan indeks 52,96%, dimensi sosial dengan indeks 53,41%, dimensi teknologi dengan indeks 71,28%, semuanya tergolong cukup berkelanjutan dan hanya dimensi kelembagaan yang tergolong berkelanjutan dengan indeks 86,47%; 4). Model dinamis pertanian perkotaan berkelanjutan yang dibangun menunjukkan bahwa kegiatan pertanian perkotaan TOGA di Jakarta akan berkelanjutan bila dilakukan intervensi teknologi pemanfaatan ruang dengan menerapkan vertikal garden dan teknologi pengolahan sampah dan limbah cair rumah tangga.

Bertindak sebagai dewan penguji adalah Prof.dr.Haryoto Kusnoputrato, SKM, Dr.PH; Dr. Ir. Tarsoen Wahyono, MSi.; Prof. Dr. Ir. Hadi Soesilo Arifin, MS.; Dr. dr. Tri Edhi Budhi Soesilo, M.Si.

X