Sidang Terbuka Promosi Doktor Ellyna Chairani

Thursday, December 21 st, 2017 ·

Program Studi Ilmu Lingkungan SIL UI menyelenggarakan sidang terbuka promosi doktor dalam rangka penganugerahan gelar Doktor Ilmu Lingkungan kepada Sdr. Ellyna Chairani pada Sabtu, 16 Desember 2017. Sidang promosi dilaksanakan di Aula Gedung IASTH UI Lt. 3, Kampus UI Salemba dengan ketua sidang oleh Dr. Emil Budianto. Judul disertasi yaitu PEngelolaan Kopi Luwak Berkelanjutan.

Kopi luwak dikenal sebagai kopi spesialti Indonesia karena aromanya yang lebih harum dan rasa yang unik. Produksinya menggunakan Coffea arabica yang membutuhkan syarat tumbuh ketinggian dan iklim tropis; serta luwak yang hidup di wilayah tropis. Mayoritas lahan kopi nasional adalah perkebunan rakyat yang produktifitasnya rendah karena kopi ditanam pada kelas kesesuaian lahan yang kurang tepat. Hal ini mengakibatkan petani sulit mencapai keberlanjutan produksi. Hal lain adalah dalam pengelolaan kopi luwak selama ini lebih fokus pada pendekatan sektoral dan kurang menyeluruh dalam memadukan kesepakatan stakeholders untuk pengelolaan produksi dengan konservasi lingkungan . Metodologi riset meliputi analisis kesesuaian lahan; serta metode Life Cycle Analysis (LCA), Life Cycle Costing (LCC), SOcial Life Cycle Analysis (SLCA) dan Life Cycle Costing Assessment (LCSA) untuk keberlanjutan dari 6 model pengelolaan kopi luwak di 3 kabupaten (Bandung, Bandung Barat dan Bangli).

Hasil riset kesesuaian lahan kopi luwak Arabika tertinggi ditemukan di Bandung (75,24%) sedangkan terkecil di Bangli (40,39%). Pada permasalahan lingkungan berdasarkan kriteria pemanasan global, pengelolaan kopi luwak melalui penangkaran memberikan dampak yang lebih tinggi dibadningkan dengan pengelolaan secara liar. Aspek keekonomian produksi kopi luwak liar lebih menguntungkan dibanding dengan pngelolaan secara kandang/tangkar. Sedangkan hasil riset aspek sosial tidak dibedakan karena semuanya memberikan kontribusi terhadap masyarakat lokal dan konsumen. Secara umum tingkat keberlanjutan model luwak liar lebih baik dibandingkan dengan model luwak yang dikandangkan.

Sidang promosi dipromotori oleh Prof. Jatna Supriatna, M.Sc., Ph.D dengan ko-promotor Raldi H. Koestoer, M.Sc., Ph.D., APU dan Ir. Moira Moeliono, M.Sc., Ph.D. Turut pula mengundang penguji antara lain Dr. Ir. Sunaryo, M.Sc, Dr. Ir. R. Iman Susanto, M.Sc., Dr. dr. Tri Edhi Budhi Soesilo, M.Sc., dan Dr. Hayati Sari Hasibuan, M.T. Disertasi dipresentasikan dengan baik sehingga mendapatkan yudisium Sangat Memuaskan.(js)

X