Kerjasama Sekolah Ilmu Lingkungan dan Departemen Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia menyelenggarakan Public Lecture Berkonsep Ramah Lingkungan

Tuesday, September 18 th, 2018 ·

Dr. Thor Kerr (Curtin University) menjadi narasumber pada public lecture yang bertopik “Environmental Controversies and Communications on the Eastern Rim of the Indian Ocean”. Semua peserta terlihat antusias mengikuti kuliah umum sejak awal hingga selesai pada Senin, 17 September 2018 pukul 14.00-16.00 di Gedung IASTH, Lantai 3, Kampus UI Salemba.

Terdapat lebih kurang 100 orang yang mendaftar pada kuliah umum ini, baik mahasiswa pada jenjang Doktor, Magister, maupun Sarjana. Peserta berasal dari Sekolah Ilmu Lingkungan UI, Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UI, Sekolah Kajian Stratejik dan Global UI, London School of Public Relation, Universitas Mercu Buana, dan Pascasarjana STFT Jakarta.

Sebelum memulai kuliah umum, pihak dari SIL UI (Dr. Hayati Sari Hasibuan, S.T., M.T., Dr. Ir. Mahawan Karuniasa, M.M., dan Dr. Suyud Warno Utomo, M.Si), Departemen Ilmu Komunikasi (Dr. Hendriyani dan Dr. Billy Sarwono), Curtin University (Dr. Thorr Kerr dan Patricia Kelly), dan Kyoto University (Prof. Kosuke Mizuno) melakukan pertemuan lebih dahulu dalam rangka melakukan brainstorming.

Kuliah umum diawali dengan pemaparan collaborative research, bagaimana manusia memberikan interaksi dan reaksi pada perubahan lingkungan dan serta environmental frame dan diskusi media yang memberikan dampak bagi Australia, Indonesia, dan Thailand.

Materi kuliah umum yaitu mengenai media komunikasi dalam kasus kontroversi lingkungan serta reklamasi. Studi kasus yang dibahas seperti kasus reklamasi: North Port Quay (Australia), Benoa Bali (Indonesia), Teluk Jakarta (Indonesia), dan Johor (Malaysia).

Selain itu, pembahasan yang tak kalah menarik yaitu mengenai bencana ladang minyak Montara. Tumpahan minyak Montara pada tahun 2009 adalah kebocoran minyak dan gas yang terjadi di ladang minyak Montara di Laut Timor, di lepas pantai utara Australia Barat. Tumpahan ini berdampak besar di wilayah Timor Barat walaupun di Australia tidak banyak berpengaruh. Bencana tersebut mengumpulkan reaksi berbeda dari media lokal di Kupang dan Australia Barat. Masalah ini dibingkai oleh media lokal Kupang secara kritis.

Kuliah umum ini berhasil diselenggarakan dengan penerapan konsep ramah lingkungan. Peserta diimbau membawa wadah minuman serta tidak disajikannya makanan menggunakan kemasan kotak melainkan melalui penyajian di piring secara terpusat. Backdrop yang digunakan bersifat reuseable untuk semua kegiatan SIL UI.

SIL UI dan Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UI berharap kerjasama penyelenggaraan kuliah umum ini dapat berlanjut demi menjalin kemitraan dalam upaya pencapaian pembangunan berkelanjutan, khususnya terkait isu lingkungan dan komuikasi.

X